Nusa Jawa dalam Khasanah Budaya Kaligrafi

Sejarah mencatat, bahwa Islam masuk ke tanah Jawa dibawa oleh para pedagang Arab, Gujarat dan Persia yang berlangsung secara damai tanpa gejolak, dimana penduduk pribumi Jawa saat itu masih memegang tradisi budaya kapitayan yang diajarkan para leluhurnya. Budaya kapitayan meyakini unsur dinamisme animisme dalam laku batiniah orang Jawa. Adapun simbol budaya lokal Jawa yang paling masyhur semenjak leluhur salah satunya adalah pusaka keris.

Sementara Islam datang membawa rahmat dan berliterasi dalam budaya universal dengan pusaka sucinya; Al Quranul Karim yang bertuliskan huruf Arab. Huruf Arab dari semangat ruh Al Quran inilah yang masuk dalam literasi kebudayaan Jawa, yang hari ini sering kita jumpai dalam lembaran mushaf, mimbar, dinding masjid, batu nisan makam bernama kaligrafi Arab.

Dua entitas ini menyatu dalam kehidupan budaya masyarakat dan mampu melahirkan semangat peradaban untuk bermoderasi dengan nilai-nilai Islam sekaligus tetap menjaga tata laku orang Jawa tanpa kehilangan identitasnya sebagai suku yang berbudaya namun tetap agamis.


Karya lukis Irfan Ali Nasrudin 2018. Media Kertas ukuran 60 cm x 40 cm. Bahan cat lukis akrilik.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top